>
you're reading...
Uncategorized

Central Borneo (Kalimantan Tengah) In My Perspective


10/02/2011

 

Melalui blog ini saya coba memaparkan Kalimantan Tengah dari sudut pandang seorang putra Dayak yang terlahir dari perpaduan Dayak Dusun Witu Ma’ai dan Dayak Ngaju.

Foto – foto ini yang saya masukkan sebagian besar merupakan hasil jepretan sendiri dan beberapa di antaranya adalah menggunakan foto hasil karya orang lain. Sebelumnya saya mohon ijin untuk memasukkan beberapa hasil karya fotografi yang saya tidak ketahui pemiliknya karena juga didapat dari berselancar di internet. Banyak dari hasil foto ini saya dapatkan ketika saya sedang bertugas/dinas sebagai tenaga kesehatan (Apoteker) mengunjungi daerah terpencil dan daerah sangat terpencil yang sudah saya perkecil (resize) dari ukuran sebenarnya.

Semoga dari foto ini bermanfaat membuka cara pandang saudara sebangsa setanah air Indonesia raya dalam memandang Kalimantan secara umum dan Kalimantan Tengah secara khusus, bahwa di Kalimantan pun sedang terjadi moderenisasi dan pembangunan di segala bidang di samping suasana aslinya alam pedesaan. Bahwa Kalimantan adalah bumi yang kaya sumber daya alam sekaligus paru – paru dunia yang perlu dijaga kelestarian ekologinya.

  • Inilah kota Palangka Raya ibukota Kalimantan Tengah yang merupakan kota kelahiran saya. Kota inilah yang sempat digembar-gemborkan menjadi pengganti Ibukota RI bila daya dukung Jakarta sudah tidak memadai lagi.

PhotobucketSumber : No Name

  • Palangka Raya, kota muda yang dibangun tahu 1957, jadi rancangan tata kotanya sudah lebih modern. Tampak Bundaran Besar kota Palngka Raya.

PhotobucketSumber : No Name

  • Palangka Raya di pagi hari.

PhotobucketSumber : No Name

  • Palma

PhotobucketSumber : No Name

  • Batang Garing Bussiness Centre

PhotobucketSumber : No Name

  • Hotel Bintang 4

PhotobucketSumber : No Name

  • Jembatan Kahayan, adalah jembatan yang melintasi sungai Kahayan yang membelah kota Palangka Raya.

PhotobucketSumber : No Name

  • Palangka Raya di malam hari.

PhotobucketSumber : No Name

PhotobucketSumber : No Name

PhotobucketSumber : No Name

PhotobucketSumber : No Name

PhotobucketSumber : No Name

  • Palangka Raya, sama sekali tidak macet, halaman yang lebar jauh dari garis sepadan jalan, surga wisata bagi mereka yang jenuh dengan kemacetan.

PhotobucketSumber : No Name

  • Kemacetan ini hanya terjadi karena antrean panjang BBM karena sempat terjadi krisis BBM🙂

PhotobucketSumber : No Name

  • Aktivitas masyarakat di pedesaan/pedalaman dan di sepanjang aliran sungai Barito (sungai terlebar di Indonesia), juga di anak-anak sungai kecil yang bermuara di sepanjang sungai Barito
PhotobucketSumber : Niko Rusmedi
Photobucket

Sumber : Niko Rusmedi

Photobucket

Sumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Desa Babai

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Pelabuhan Pasar Lama pinggir sungai Barito, Kota Buntok

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Daerah sangat terpencil

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Jalan yang menghubungkan kota Palangka Raya dan kota Buntok sepanjang ± 200 km

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Jembatan Kalahien yang melintasi sungai Barito yang menghubungkan kota Palangka Raya dan kota Buntok sepanjang ± 200 km.

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Anak penjual ikan di desa Kalahien.

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Desa Batampang

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Desa Batampang

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Suatu senja di sungai Rungan

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Perjalanan ke Muara Singan (melewati anak sungai)

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Gereja Immanuel yang terletak di pinggiran sungai Barito kota Buntok.

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Pelabuhan sungai Kecamatan Jenamas

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Aktivitas tongkang pengangkut batu bara

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Aktivitas pengisian batu bara ke tongkang dari stockpile di pinggir sungai Barito.

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

PhotobucketSumber : Niko Rusmedi

Kapan-kapan saya update lagi deh ntar.

Thanks for visiting my blog.

 

About nikorusmedi

Apoteker, PNS, realistis, simpel tapi juga bisa amat ribet, pragmatis, penuh pengharapan (karena pengharapan suatu saat nanti semua keluarga dan orang yang aku kenal dapat berkumpul dalam kerajaan Sorga :) , dsbnya (udah aja deh daripada mulai ribet :p).

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NIKO RUSMEDI

BUSSINESS LINK :

Cutieline-shop

Archives (Arsip)

Blog Stats (Jumlah Pengunjung)

  • 49,596 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: