>
you're reading...
Uncategorized

PERAN SISTEM INFORMASI DAN MANAJEMEN OBAT (SIMO) DALAM SISTEM INFORMASI KESEHATAN


17/07/2008

PENDAHULUAN

n      Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat telah merambah ke berbagai sektor termasuk kesehatan.

n      Meskipun dunia kesehatan (dan medis) merupakan bidang yang bersifat information-intensive, akan tetapi adopsi teknologi informasi relatif tertinggal

n      Kita semua menyadari bahwa teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah menjadi bagian yang tidak terelakkan dalam organisasi kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas, dinas kesehatan, organisasi pendidikan pelatihan kesehatan, badan asuransi serta berbagai organisasi kesehatan lainnya pasti memiliki teknologi informasi dan komunikasi dengan jenis dan kapasitas yang bervariasi. Yang juga bervariasi adalah kemampuan pengguna dan organisasi itu sendiri dalam memanfaatkannya.

n      Di sisi yang lain, pengalaman menunjukkan penerapan sistem informasi berbasis komputer banyak berakhir dengan kegagalan. Dowling(1980) mengestimasi bahwa 45% dari pengembangan sistem informasi berbasis komputer gagal karena resistensi pengguna, meskipun secara teknologi cukup meyakinkan.

n      Sistem informasi berbasis komputer dapat dikaji berdasarkan criteria biaya/manfaat (cost benefit), ketepatan waktu, kelengkapan, tingkat kesalahan, tingkat penggunaan sampai dengan kepuasan pengguna.

n      Dalam sistem manajemen tedapat subsistem dimana semuanya membuat suatu kesatuan sistem yang disebut Sistem Informasi berupa sub sistem Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, Penyajian, Informasi membentuk sistem Informasi, suatu aktifitas yang menjamin bahwa sistem manajemen memiliki informasi yang relevan bagi pengambilan keputusan.

SIK (SISTEM INFORMASI KESEHATAN )

Beberapa pengertian :

n      Merupakan alat untuk mencapai tujuan organisasi yaitu menyediakan informasi yang akurat (sesuai dengan keadaan sebenarnya), tepat waktu (ada saat dibutuhkan), dan seseuai kebutuhan.

n      Suatu kombinasi elemen-elemen yang bertujuan menghasilkan data dan penyebaran informasi untuk digunakan oleh pelayanan kesehatan di semua tingkat pelaksanaan dan di sektor-sektor pengembang yang lain.

n      Merupakan suatu tatanan (rangkaian) bagian atau kegiatan yang saling terkait yang menghimpun berbagai macam data & mentransformasikannya menjadi info kesehatan.

n      Merupakan proses pengolahan sampai analisis data menjadi informasi sebagai data baru.

Tujuan SIK

Tujuan Sistem Informasi secara umum adalah melayani manajemen dengan cara meminimalkan ketidakpastian untuk pengambilan keputusan dengan harapan untuk mencapai tujuan organisasi.

Perangkat SIK

Secara umum masyarakat mengenal produk teknologi informasi dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak dan infrastruktur/jaringan.

  1. Perangkat keras (Hardware)

n      Perangkat Input (keyboard, monitor, touch screen, scanner, mike, camera digital, perekam video, barcode reader, maupun alat digitasi lain dari bentuk analog ke digital).

n      Perangkat Keras Pemroses lebih dikenal sebagai CPU (central procesing unit) dan memori komputer.

n      Perangkat Keras Penyimpan Data baik yang bersifat tetap (hard disk) maupun portabel (removable disk).

n      Perangkat Output yang menampilkan hasil olahan komputer kepada pengguna melalui monitor, printer, speaker, LCD maupun bentuk respon lainnya.

2.   Perangkat Lunak (Software)

n      Sistem Operasi (misalnya Windows, Linux atau Mac) yang bertugas untuk mengelola hidup matinya komputer, menhubungkan media input dan output serta mengendalikan berbagai perangkat lunak aplikasi maupun utiliti di komputer.

n      Perangkat Aplikasi adalah program praktis yang digunakan untuk membantu pelaksanaan tugas yang spesifik seperti menulis, membuat lembar kerja, membuat presentasi, mengelola database dan lain sebagainya.

n      Program Utility yang membantu sistem operasi dalam pengelolaan fungsi tertentu seperti manajemen memori, keamanan komputer dan lain-lain.

  1. Infrastruktur dan jaringan

n      Terbatas, dalam kawasan tertentu (misalnya satu gedung) yang dikenal dengan nama Local Area Network (LAN)

n      Luas, meliputi satu kabupaten atau negara atau yang dikenal sebagai Wide Area Network (WAN).

  1. SDM/ Manusia (brainware)

Merupakan faktor utama yang tidak boleh diabaikan.

Terdiri dari perencana, manager, pemogram, operator dan pemakai.

Informasi dalam SIK

1. Informasi manajemen kesehatan
2. Informasi upaya teknis kesehatan
3. Informasi kesehatan untuk masyarakat
4. Informasi iptek kesehatan

Masalah SIK di Indonesia 

  1. Kelemahan aspek organisasi & tata kerja
    a. Pelaksanaan tugas dan wewenang
    b. Koordinasi, integrasi, sinkronisasi tugas dan fungsi. 
  2. Kelemahan pengelolaan data dan informasi
    a. Terlalu banyak data dikumpulkan
    b. Frekuensi pengumpulan data berlebihan
    c. Data/ info tidak tepat waktu
    d. Pengolahan, analisis, penyajian data/ info kurang
    e. Pemanfaatan data/ info kurang
    f. Belum dianggap penting 

g. Tingkat privacy dan keamanan data

  1. Sikap terhadap data/ info (mis : cuek, tidak mengerti arti pentingnya data) 
  2. Kelemahan sumber daya (mis: tidak bisa mengoperasikan komputer, malas belajar, dianggap merepotkan, masih dipengaruhi tata cara manual) 
  3. Ketersinambungan program 
  4. Dukungan pengambil keputusan.                                                           Perlu adanya SIKDA (Sistem Informasi Kesehatan Daerah) untuk memayungi SIK.

Elemen dalam SIK (aplikasi)

Antara lain (contoh) :

n      SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) untuk mendukung manajemen klien, (Kegiatan dalam gedung).

n      SPTP (Sistem Pelaporan Terpadu Puskesmas)  untuk mendukung manajemen unit kesehatan, Kegiatan luar gedung).

n      SIMKA (Sistem Informasi manajemen Kepegawaian).

n      GIS (Geografis Information sistem).

n      SIMO (Sistem Inforamasi Manajemen Obat).

n      PIN (Pekan Imunisasi Nasional).

n      SIM-KLB (Sistem Informasi Manajemen Kejadian Luar Biasa berbasis SMS).

Pengertian SIMO

n      Sistem Informasi dan Manajemen Obat merupakan bagian yang terintegrasi secara utuh dalam Sistem Informasi dan Manajemen Kesehatan

n      SIMO adalah suatu tatanan manusia/peralatan yang menyediakan informasi yang membantu proses manajemen pengelolaan obat.

Pengelolaan perbekalan kefarmasian ini biasanya terintegrasi dalam system jaringan teknologi informasi yang didukung oleh piranti lunak atau pemprograman khusus ( soffware )

Latar Belakang SIMO

n      Perubahan sistem pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan ke arah keterpaduan yang berlandaskan prinsip supply chain management maka diperlukan sistem benchmarking yang berguna dalam menganalisis kinerja berdasarkan indikator – indikator yang ada dan melakukan perbandingan

n      Benchmarking adalah pola pengukuran dan penilaian kinerja berdasarkan indikator, standar dan perbandingan hasil.

n      Menjamin tersedianya obat yang bermutu dengan jenis dan jumlah yang tepat, tersebar secara merata dan teratur, sehingga akan mempercepat pelayanan kesehatan yang tepat waktu serta memudahkan masyarakat yang membutuhkan.

Informasi yang optimal diharapkan terdiri dari :

1)      Informasi dasar berbasis masyarakat (community based information)

2)      Informasi dasar berbasis fasilitas pelayanan (facility based information)

Pengembangan penggunaan Sistem Informasi dan Manajemen Obat ( SIMO ) sangat dipengaruhi :

1)      Prioritas program dan kegiatan.

2)      Administrasi yang valid dan akurat.

3)      Kemampuan sumber daya manusia ( SDM ) yang ada.

4)      Ketersediaan alokasi dana yang berkesinambungan.

5)      Perangkat teknologi dan sistem jaringan yang memadai.

Manfaat SIMO

n      Cepatnya pelayanan.

n      Akuratnya tindakan yang diterima.

n      Mudahnya mendapatkan informasi.

n      Kemudahan dan kesederhanaan proses-proses administrasi.

n      Perencanaan menjadi terorganisir rapi.

n      Memudahkan proses monitoring dan evaluasi.

Mempermudah dalam proses pengambilan keputusan/kebijakan

Oleh :

NIKO RUSMEDI, S.Farm., Apt.

(Pelatihan Pengelola Obat Tahun 2008 se-Kab. Barito Selatan)

About nikorusmedi

Apoteker, PNS, realistis, simpel tapi juga bisa amat ribet, pragmatis, penuh pengharapan (karena pengharapan suatu saat nanti semua keluarga dan orang yang aku kenal dapat berkumpul dalam kerajaan Sorga :) , dsbnya (udah aja deh daripada mulai ribet :p).

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NIKO RUSMEDI

BUSSINESS LINK :

Cutieline-shop

Archives (Arsip)

Blog Stats (Jumlah Pengunjung)

  • 49,596 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2 other followers

%d bloggers like this: